Pemkab Badung Susun Strategi Komprehensif Tekan Kemiskinan, Targetkan Angka Terendah Nasional
Kabar Mangupura- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung, Bali, terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Salah satu langkah strategis yang kini sedang dilakukan adalah penyusunan Rencana Penanggulangan Kemiskinan (RPK) 2025–2029, yang disertai dengan rencana aksi konkret untuk tahun 2025.
Rencana ini mencakup kebijakan lintas sektor, strategi komprehensif, serta program yang dirancang secara terukur agar mampu menjawab permasalahan kemiskinan dari hulu ke hilir.
Sekretaris Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) Badung sekaligus Kepala Bappeda Badung, I Made Wira Dharmajaya, menjelaskan bahwa pemerintah daerah terus melakukan evaluasi menyeluruh terhadap setiap program. Tujuannya jelas: memastikan semua upaya yang dilakukan benar-benar memberi dampak nyata bagi masyarakat.
“Kami tidak ingin program penanggulangan kemiskinan hanya berhenti pada dokumen perencanaan. Harus ada aksi nyata di lapangan yang bisa langsung dirasakan masyarakat. Target kami, angka kemiskinan di Badung dapat ditekan seminimal mungkin,” ujar Wira Dharmajaya di Mangupura, Kamis (19/9).

Baca Juga : Melbourne, Kota Multikultural yang Jadi Favorit Wisatawan Dunia
Strategi Multi-Sektor: Dari Pendidikan Hingga UMKM
Dalam rencana tersebut, Pemkab Badung menyiapkan beberapa strategi prioritas. Salah satu fokus utama adalah mengurangi beban pengeluaran masyarakat, khususnya di sektor yang paling memengaruhi kualitas hidup seperti pendidikan, kesehatan, air bersih, hunian layak, serta perlindungan sosial.
Langkah lain yang tidak kalah penting adalah meningkatkan pendapatan masyarakat. Caranya dengan mendorong stabilisasi harga kebutuhan pokok, memperluas akses modal usaha, serta mendukung kelompok tani, nelayan, dan pelaku UMKM agar lebih berdaya saing.
Pemkab Badung juga memberikan perhatian khusus pada pemberdayaan sumber daya manusia. Akses pendidikan dan kesehatan terus diperluas, termasuk perbaikan infrastruktur seperti sanitasi dan sarana pertanian. Semua ini diharapkan mampu mengurangi kantong-kantong kemiskinan di wilayah pedesaan maupun perkotaan.
Optimistis karena Didukung Pertumbuhan Ekonomi
Dengan pertumbuhan ekonomi yang terus bergerak positif, Pemkab Badung merasa optimistis angka kemiskinan akan terus turun. Kolaborasi dengan berbagai pihak, mulai dari pemerintah provinsi, swasta, hingga masyarakat, menjadi kunci keberhasilan program ini.
“Kami yakin kesejahteraan masyarakat Badung akan terus meningkat jika tren positif ini bisa dipertahankan. Pertumbuhan ekonomi yang sehat akan menjadi fondasi kuat untuk menurunkan kemiskinan,” tegas Wira Dharmajaya.
Data BPS: Badung Pimpin Penurunan Kemiskinan di Bali
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat capaian menggembirakan: angka kemiskinan di Badung turun menjadi 1,9 persen pada triwulan I tahun 2025, menurun 0,4 persen dari posisi 2024 yang berada di angka 2,3 persen.
Capaian tersebut menempatkan Badung sebagai salah satu daerah dengan tingkat kemiskinan terendah di Bali bahkan nasional. Hal ini menjadi bukti bahwa program-program yang dijalankan pemerintah daerah telah berada di jalur yang tepat.
Ke depan, Pemkab Badung bertekad menjaga momentum ini agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat pembangunan dan terbebas dari jerat kemiskinan.















