Grab
Grab
Grabe Grabe Grabe

Freedom Summit IV 2025 Ajak Masyarakat Mendaki dan Peduli Kesehatan Mental

Freedom Summit IV Digelar Oktober 2025, Galang Dana untuk Layanan Kesehatan Mental Gratis di Bali

Kabar Mangupura – Yayasan Bali Bersama Bisa (BBB) kembali menggelar Freedom Summit IV, kegiatan ekspedisi pendakian tiga gunung di Bali yang bertujuan menggalang dana untuk layanan kesehatan mental gratis. Acara tahunan ini akan berlangsung pada 17–20 Oktober 2025, dengan rute melintasi Gunung Abang, Batur, dan Agung.

Ketua Yayasan BBB, Wayan Bimbim, menegaskan kegiatan ini bukan sekadar petualangan, melainkan aksi solidaritas untuk membantu ribuan orang yang berjuang dalam diam.

Freedom Summit IV Kembali Digelar, Suarakan Akses Kesehatan Mental Gratis  di Bali - Bali Portal News
Freedom Summit IV 2025 Ajak Masyarakat Mendaki dan Peduli Kesehatan Mental

“Freedom Summit bukan hanya soal mendaki gunung, tapi juga mendaki harapan dan menolak stigma terhadap isu kesehatan mental,” ujar Bimbim, Selasa (8/7), di Bali Bersama Bisa Mental Healthcare (BBBMH), Dalung, Kuta Utara.


Galang Dana untuk Operasional Layanan Gratis

BBBMH saat ini mendampingi lebih dari 1.000 orang per bulan melalui layanan konseling gratis, terapi kelompok, kelas kebugaran holistik, hingga program rehabilitasi komunitas. Namun, biaya operasional mencapai Rp200 juta per bulan, menjadi tantangan utama keberlanjutan layanan.

“Dana hasil Freedom Summit digunakan untuk hotline darurat, layanan konseling gratis, dan program dukungan sebaya,” kata Agus Endrawan, Manajer Operasional BBB.

Setiap peserta pendakian diharapkan menggalang donasi dari keluarga, teman, atau komunitas mereka. Seluruh dana disalurkan langsung ke operasional BBBMH.

Baca Juga : Polsek Kuta Sambangi Club Malam


Tiga Gunung, Tiga Hari, Satu Misi

Tahun ini, peserta akan menempuh rute mendaki Gunung Abang, Batur, dan Agung dalam waktu tiga hari tiga malam. Jalur pendakian melalui Desa Ban, Karangasem, dibangun oleh para relawan sejak 2021.

Kegiatan ini terbuka untuk semua kalangan, mulai dari pendaki pemula hingga profesional. Freedom Summit pertama pada 2021 berhasil mendirikan BBBMH, dan edisi-edisi berikutnya mendukung layanan hotline, kelas-kelas psikososial, serta layanan online untuk masyarakat yang membutuhkan.


Krisis Kesehatan Mental Masih Jadi Tantangan

Data BBB menunjukkan rasio tenaga kesehatan mental di Bali sangat minim, yakni 1 psikiater untuk 300.000–400.000 penduduk. Kasus bunuh diri juga masih tinggi, meski kerap tersembunyi karena stigma.

“Kami ingin memastikan tidak ada satu pun yang harus menghadapi kegelapan sendirian,” tegas Agus.

BBB mengajak masyarakat luas berpartisipasi, baik sebagai pendaki, donatur, sponsor, atau penyebar cerita. Kesehatan mental adalah hak semua orang, bukan hanya bagi yang mampu membayar.

tokopedia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *